PT Bangun Ibu Pertiwi  ·  Kontraktor Drilling & Blasting Berlisensi

O2 ROCK SPLITTER.

Pemberaian batuan yang lebih
  • hemat
  • aman
  • hijau
  • terkendali
  • hemat

Dari PT Bangun Ibu Pertiwi — kontraktor drilling & blasting berlisensi yang memproduksi consumables O₂ Rock Splitter secara lokal di Indonesia, melayani tambang, kuari, dan konstruksi.

Consumables Buatan Lokal Izin Lengkap P1 · P2 · P3 Sejak 2018 Nol Fly-rock
Alternatif Pemberaian Batuan Non-Eksplosif Lebih Terkendali Minim Getaran & Fly-Rock Efisien untuk Tambang, Quarry & Konstruksi Didukung Tim Teknis Berlisensi Konsultasi & Survei Lokasi Tersedia → Alternatif Pemberaian Batuan Non-Eksplosif Lebih Terkendali Minim Getaran & Fly-Rock Efisien untuk Tambang, Quarry & Konstruksi Didukung Tim Teknis Berlisensi Konsultasi & Survei Lokasi Tersedia →

Sistem Peralatan O₂ Rock Splitter BIP

12 komponen, satu jalur distribusi LOX.

Setiap komponen distribusi dirancang anti-statis agar LOX mengalir aman tanpa risiko percikan — dari tangki hingga ke dasar lubang bor. Arahkan atau ketuk tiap komponen untuk melihat perannya.

Jalur Distribusi LOX
01Tank02Anti-static hose03Shunt04Cap core05Selang isi06Paper tube
01
Tangki Pengisian Gas
Tangki Pengisian Gas
02
Selongsong Kertas
Selongsong Kertas
03
Launcher (Alat Khusus)
Launcher (Alat Khusus)
04
Pipa Distribusi Gas
Pipa Distribusi Gas
05
Pipa Aluminium
Pipa Aluminium
06
Selang Anti-Statis
Selang Anti-Statis
07
Konektor Las
Konektor Las
08
Konektor Anti-Statis
Konektor Anti-Statis
09
Tee Anti-Statis
Tee Anti-Statis
10
Sambungan Anti-Statis
Sambungan Anti-Statis
11
Shunt 1×10
Shunt 1×10
12
Reamer (Alat Khusus)
Reamer (Alat Khusus)
13
Cap Core
Cap Core
01
Komponen 1
Tangki Pengisian Gas
Jantung sistem yang dapat dipakai ulang — tangki oksigen cair (LOX) 500 kg yang menyimpan dan memasok bahan aktif ke seluruh jalur. Dimensi 820 × 2100 mm, tekanan kerja 444 psi (2,4 MPa), dengan proteksi keselamatan ganda dua tahap.
Arahkan atau ketuk komponen lain
Selanjutnya
Perbandingan
Bandingkan langsung dengan metode peledak konvensional.
Lanjut
WhatsApp